Gagasankalbar.com – Gubernur Kalimantan Barat, Drs. H. Ria Norsan, M.M., M.H., menghadiri Pengukuhan Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) Masa Bakti 2025–2029 yang digelar di Gedung Kominfo 3, Kawasan Inti Ibu Kota Nusantara (IKN), Selasa (11/11/2025).
Pelantikan seluruh jajaran pengurus dilakukan oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, Akhmad Wiyagus, melalui pembacaan Surat Keputusan (SK) Menteri Dalam Negeri. Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Kalimantan Timur, H. Rudy Mas’ud, resmi ditetapkan sebagai Ketua Umum APPSI periode 2025–2029.
Pengukuhan ini menjadi tonggak baru bagi pemerintah provinsi se-Indonesia dalam memperkuat sinergi antara pusat dan daerah serta mendorong keberlanjutan pembangunan nasional.
Wamendagri Tekankan Peran Strategis APPSI
Dalam sambutannya, Wamendagri Akhmad Wiyagus menyampaikan apresiasi kepada pengurus APPSI yang baru dilantik serta mengucapkan terima kasih kepada kepengurusan sebelumnya atas kontribusi dan dedikasinya.
Ia menegaskan, APPSI yang berdiri sejak 6 Juni 2000, memiliki peran penting dalam memperkuat pelaksanaan otonomi daerah serta menjaga semangat persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“APPSI bertujuan mewujudkan pemerintahan daerah yang bersih, efektif, kreatif, percaya diri, dan bertanggung jawab. Organisasi ini menjadi ruang interaksi strategis bagi para pemimpin daerah untuk membangun kesepahaman dalam tata kelola pemerintahan,” ujarnya.
Akhmad Wiyagus juga menyoroti peran APPSI dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045, sesuai arah Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.
Ia turut memaparkan sejumlah capaian program strategis nasional, di antaranya:
-
5.885 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah beroperasi dari target 30.000;
-
508 Koordinator Dapur Kabupaten/Kota (98,85%) telah terbentuk;
-
223 Pemerintah Daerah (40,34%) membentuk Satgas MBG;
-
83.132 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMKP) telah berdiri, dengan 82.246 di antaranya telah berbadan hukum;
-
Program 3 Juta Rumah MBR;
-
509 daerah telah menerbitkan regulasi pembebasan PBG dan BPHTB;
-
273.802 PBG diterbitkan mencakup 2.041.058 unit bangunan;
-
serta 166 Sekolah Rakyat telah beroperasi dan ditargetkan pembangunan 20 Sekolah Unggul Garuda hingga 2029.
“Kolaborasi antara APPSI dan pemerintah pusat diharapkan mampu mempercepat capaian target pembangunan nasional,” tambahnya.
Rudy Mas’ud: APPSI Akan Jadi Ruang Koordinasi Strategis
Sementara itu, Gubernur Kalimantan Timur sekaligus Ketua Umum APPSI terpilih, H. Rudy Mas’ud, menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Ia menilai amanah tersebut bukan hanya sebuah kehormatan, tetapi juga tanggung jawab besar untuk memperkuat kolaborasi antarprovinsi.
“APPSI tidak hanya menjadi organisasi formal, tetapi akan menjadi ruang koordinasi strategis untuk melahirkan kebijakan bersama yang berdampak langsung bagi masyarakat,” tegasnya.
Ia juga menyoroti tiga fokus utama APPSI ke depan, yakni memperkuat sinergi pusat–daerah, memperjuangkan kepentingan daerah dalam kebijakan nasional—termasuk isu pemotongan TKD dan DAU—serta memperkuat kemandirian daerah.
Rudy menegaskan, posisi Kalimantan Timur sebagai gerbang IKN menjadi modal penting untuk menggerakkan kolaborasi pembangunan nasional.
“Mari kita jadikan APPSI kekuatan nyata dalam mewujudkan Indonesia yang maju, mandiri, dan bermartabat,” pungkasnya.
Ria Norsan Dapat Amanah sebagai Wakil Bendahara APPSI
Usai pelantikan, APPSI melanjutkan agenda dengan Rapat Koordinasi (Rakor) untuk menyusun sinkronisasi program kerja masa bakti 2025–2029 dengan kebijakan pemerintah pusat dan daerah.
Rakor tersebut juga membahas program prioritas tahun 2026 serta sejumlah isu strategis, di antaranya pengelolaan keuangan internal dan kebijakan Transfer ke Daerah (TKD).
Dalam struktur kepengurusan, Gubernur Kalbar Ria Norsan dipercaya sebagai Wakil Bendahara APPSI, yang bertugas mengelola keuangan organisasi, termasuk iuran anggota, guna memastikan pelaksanaan program berjalan efektif dan transparan.
“Alhamdulillah, kegiatan pengukuhan dan rapat koordinasi berjalan lancar. Kami membahas berbagai program kerja empat tahun ke depan yang akan memperkuat sinergi daerah,” ujarnya.
Rakor APPSI menegaskan komitmen bersama untuk membangun tata kelola organisasi yang terukur, transparan, dan mendukung arah pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045. (Rfa/irm) ***










