Upgrade Sistem BSI Rampung, Layanan E-Channel Kembali Normal - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
BEM UNIVERSITAS OSO PONTIANAK SUKSES GELAR EKSPEDISI LEIMENA DI SINGKAWANG: BELAJAR, MENGABDI, DAN MENUTUP KEPENGURUSAN DENGAN BERMAKNA Pendidikan Indonesia dan Paradoks Angka 20 Persen Bawaslu Kubu Raya Perkuat Sinergi dengan Dinas PMD, Siapkan PKS untuk Pengawasan Pemilu Bukti Chat Mencuat, Dugaan Pemerasan dan Praktik Mafia Tanah Libatkan Oknum Kades Kubu Raya Masuki Babak Baru Universitas Muhammadiyah Pontianak Lepas 970 Mahasiswa KKN, Sebar ke Lima Kabupaten hingga Malaysia Pemkot Pontianak Terbuka terhadap Wacana Perda LGBT, Tekankan Kajian Komprehensif

Berita

Upgrade Sistem BSI Rampung, Layanan E-Channel Kembali Normal

badge-check


Upgrade Sistem BSI Rampung, Layanan E-Channel Kembali Normal Perbesar

Pontianak –Sistem IT di PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) saat ini telah memasuki fase stabilisasi setelah selesainya proses upgrade, sehingga seluruh layanan e-channel perseroan kembali normal dan dapat diakses dengan lancar.

Hal tersebut ditegaskan oleh Corporate Secretary BSI Wisnu Sunandar. Menurutnya, upgrade sistem IT merupakan bagian dari proses pemeliharaan berkelanjutan. Apa lagi saat ini nasabah BSI terus bertumbuh dan telah melebihi angka 21 juta. Setelah proses tersebut selesai, sistem IT memasuki fase stabilisasi sehingga layanan perbankan melalui e-channel normal kembali dengan akses seperti sedia kala.

“Dalam proses tersebut kami memahami bahwa nasabah mengalami kendala dalam mengakses layanan BSI. Kendati demikian kami melalui tim IT BSI secara intens melakukan normalisasi layanan agar masyarakat dapat mengakses layanan terbaik dengan lancar,” tutur Wisnu.

Oleh karena itu, lanjut Wisnu, BSI meminta maaf atas ketidaknyamanan selama proses tersebut. Perseroan sangat mengapresiasi kesabaran serta pengertian masyarakat atas kendala yang timbul saat proses upgrade sistem dilakukan.

“BSI selalu menjaga komitmennya untuk memberikan layanan keuangan dan perbankan syariah terbaik untuk bangsa Indonesia. Dan kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi selama proses tersebut,” ujarnya.

Di sisi lain Wisnu pun menegaskan BSI memastikan kepada nasabah dan stakeholders bahwa data dan dana nasabah perseroan yang mencapai 21 juta lebih berada dalam kondisi baik dan aman. Perseroan terus melakukan mitigasi atas segala kemungkinan yang terjadi agar data dan dana nasabah selalu aman.

Sementara itu, BSI mencatat shifting transaksi e-channel mencapai 98,03% per akhir Desember 2024. Sisanya masih menggunakan layanan transaksi teller di cabang. Adapun jumlah transaksi melalui e-channel mencapai 851 juta transaksi dengan volume sebesar Rp956 triliun pada akhir 2024 lalu.

BSI berkomitmen untuk terus memperkuat pertahanan keamanan siber perbankan, dan senantiasa mengimbau nasabah agar tetap waspada dan berhati-hati atas segala bentuk modus penipuan yang mengatasnamakan Bank Syariah Indonesia.

“Seiring pesatnya perkembangan teknologi serta kebutuhan nasabah untuk produk keuangan digital, BSI menyadari adanya peningkatan risiko keamanan siber. Oleh sebab itu BSI menerapkan dan senantiasa meningkatkan cyber security yang sejalan dengan ketentuan regulator,” katanya menegaskan.

*Tebar Kemaslahatan*
Dalam perkembangannya BSI bahkan konsisten memperluas kemaslahatan. Di antara contohnya adalah dukungan BSI terhadap UMKM tmelalui program talenta wirausaha BSI, Aceh Muslim Preneur, dan pembentukan UMKM Center.

Tahun 2024 jumlah peserta talenta wirausaha BSI dan Aceh Muslim Preneur meningkat dibanding tahun 2023. Hal ini menunjukkan antusiasme yang tinggi di masyarakat luas. UMKM Center BSI tersebar di 4 kota besar di Indonesia, yang terdiri dari Aceh terdapat 2.146 nasabah binaan, Yogyakarta 1.015 nasabah binaan, Surabaya 899 nasabah binaan, dan Makassar 418 nasabah binaan. Adapun total pembiayaan UMKM BSI sebesar Rp52,4 triliun dengan rasio pembiayaan inklusif makroprudensial atau RPIM BSI sebesar Rp97,8 triliun.

BSI juga berkomitmen untuk terus mendukung sustainable financing, Hingga Desember 2024 portofolionya mencapai Rp66,5 triliun atau tumbuh 15,2% secara tahunan dengan komposisi green financing Rp14,1 triliun dan social financing Rp52,4 triliun. BSI juga mendukung low carbon ekonomi dalam operasional bisnis. Antara lain operasional low carbon dengan pembangunan green building landmark BSI Aceh, penggunaan electric vehicle, motor listrik dan panel surya.

Kemudian BSI dapat menghimpun total zakat sejak 2021 hingga tahun 2024 mencapai Rp787 miliar. Terdiri dari zakat perusahaan sebesar Rp665 miliar dan zakat pegawai Rp122 miliar.

“Semoga ke depan BSI dapat terus memberikan kebermanfaatan yang lebih besar bagi negara dan umat” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Demokrasi di Tengah Bayang-Bayang Transaksi Politik

30 Mei 2026 - 08:11 WIB

Kopi Mesra Bubuk, Teman Ngopi Santai dari Kalimantan Barat

7 Mei 2026 - 12:39 WIB

Derahman Hadiri Pelantikan Presidium PMKRI Kubu Raya, Soroti Peran Pemuda di Era Digital

3 Mei 2026 - 19:57 WIB

Ditengah Kondisi Efisiensi Sharon Hadir Beri Solusi Peluang UMKM untuk Kalangan Emak-emak

6 Oktober 2025 - 13:52 WIB

Bawaslu Kubu Raya Kawal Ketat Pleno PDPB Triwulan III Tahun 2025

4 Oktober 2025 - 04:55 WIB

Trending di Berita