Gagasankalbar.com — Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) Kalimantan Barat menggelar Milad ke-28 sekaligus Halal Bi Halal 1446 H di Rumah Melayu Kalimantan Barat. Acara ini menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi antara tokoh adat, pejabat daerah, serta masyarakat Melayu di Kalimantan Barat.
Ketua MABM Kalbar, Fenty Noverita, menekankan pentingnya acara ini sebagai wadah untuk memperkuat hubungan sosial dan melestarikan budaya.
“Milad dan Halal Bi Halal tahun ini menjadi ajang silaturahmi yang mempererat hubungan antar tokoh adat, pemerintah daerah, serta masyarakat Melayu Kalimantan Barat,” ujar Fenty.
Acara berlangsung dengan nuansa adat Melayu yang khas. Para peserta tampil dalam balutan busana tradisional; pria mengenakan Telok Belanga dan wanita mengenakan Baju Kurung, menciptakan atmosfer budaya yang kental.
Dalam kesempatan tersebut, Fenty juga menyampaikan bahwa Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, mengungkapkan rencana untuk meninjau kembali kelanjutan pembangunan hotel yang mangkrak di lingkungan Rumah Adat Melayu Kalbar.
“Pak Norsan menyampaikan keinginannya untuk meninjau bangunan tersebut dan berharap pembangunan dapat dilanjutkan,” kata Fenty.
Menutup acara, Fenty mengungkapkan harapannya agar silaturahmi seperti ini terus terjaga demi kelestarian adat dan budaya Melayu. Ia pun menutup pidatonya dengan pantun khas Melayu:
“Buah rambutan lebat di dahan
Dipetik anak di waktu senja
Selamat Milad kami ucapkan
Semoga jaya sepanjang masa.” Tutupnya.










