Rifki Nizami Desak MPR RI Tindak Tegas Juri LCC 4 Pilar di Kalbar - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Kesetiaan & Pengkhianatan : Sebuah Ulasan & Renungan Film The King, 2019. Syarif Falmu: “Jangan Sampai Kalbar Jadi Surga Investor, Tapi Neraka Bagi Pencari Kerja Lokal” Zulhas: MBG dan Hilirisasi Komoditas Desa Jadi Motor Penggerak Ekonomi Daerah Bawaslu Kubu Raya Gandeng Tiga Perguruan Tinggi Perkuat Pengawasan Partisipatif Pemilu Gemawan Dorong Sinkronisasi Kebijakan Pembangunan Responsif Gender dan Adaptasi Perubahan Iklim di Kabupaten Mempawah Menguak Tabir Industri Rokok, AJI Jakarta dan AJI Pontianak Gelar Nobar dan Diskusi Film “Di Balik Ilusi Tembakau”

Nasional

Rifki Nizami Desak MPR RI Tindak Tegas Juri LCC 4 Pilar di Kalbar

badge-check


Sumber foto : Instagram @bang.rifqi.mrk Perbesar

Sumber foto : Instagram @bang.rifqi.mrk

Gagasankalbar.com – Anggota DPR/MPR RI sekaligus alumni SMA Negeri 1 Pontianak, Rifki Nizami Karsayuda, turut mengomentari Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.

Melalui video yang diunggah di media sosial pribadinya pada Senin (11/5/2026), Rifki menyoroti insiden pada babak final yang melibatkan siswa SMA Negeri 1 Pontianak.

Menurutnya, jawaban yang disampaikan peserta sebenarnya sudah benar secara konstitusional dan normatif, namun dinyatakan salah oleh dewan juri.

Ketua Komisi II DPR RI itu menilai kejadian tersebut mencederai kualitas lomba yang selama ini menjadi ruang edukasi penting dalam sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan.

“Saya telah berkomunikasi dengan Biro Persidangan MPR RI yang menjadi penanggung jawab kegiatan ini. Saya meminta segera dibuat klarifikasi sekaligus permohonan maaf secara terbuka,” tegas Rifki.

Selain meminta penjelasan resmi terkait kronologi kejadian, Rifki juga mendesak juri yang memberikan penilaian tersebut untuk menyampaikan permohonan maaf secara terbuka dan mengakui kesalahan.

Ia juga meminta MPR RI melakukan evaluasi tegas dengan tidak lagi menggunakan juri yang dinilai melakukan kesalahan fatal dalam penilaian.

“Kami meminta kepada MPR RI untuk mem-blacklist juri tersebut agar tidak lagi digunakan. Ini preseden buruk dan mencederai intelektualitas serta nilai-nilai konstitusionalisme,” ujarnya.

Tak hanya itu, Rifki juga meminta agar siswa dari SMA Negeri 1 Pontianak yang dianggap telah memberikan jawaban benar tetap mendapatkan apresiasi yang layak.

“Saya kira institusi MPR harus memberikan penghargaan yang pantas kepada siswa tersebut. Setidaknya dijadikan Duta Empat Pilar Kebangsaan tingkat SLTA di Kalimantan Barat,” ujarnya.

Polemik Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalimantan Barat belakangan menjadi perhatian publik setelah video penilaian juri viral di media sosial dan memunculkan kritik dari berbagai kalangan.

Baca Lainnya

Gugatan Polri di Bawah Kementerian Dicabut, Pemohon Percaya Tim Reformasi Polri

4 Juni 2026 - 08:39 WIB

Tokoh Muda dan Pengusaha Bahas Masa Depan HIPMI di Surabaya

21 Mei 2026 - 22:41 WIB

Wakil Kepala BGN Sony Sanjaya Bersilaturahmi ke Kediaman Hubabah Annisa Alhaddad

14 Mei 2026 - 09:24 WIB

Dukung Krakatau Steel, GMNI Minta Pemerintah Lindungi Industri Baja Nasional

13 Mei 2026 - 11:23 WIB

DPC GMNI Pontianak Serukan Satu Komando Pasca Rekonsiliasi Bali

12 Mei 2026 - 22:08 WIB

Trending di Nasional