Gagasankalbar.com– Bupati Kubu Raya, Sujiwo, melantik Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Aneka Usaha Menanjak Bahagia masa jabatan 2026–2031 serta Dewan Pengawas Perumda Air Minum Tirta Raya untuk masa jabatan 2026–2030. Pelantikan tersebut berlangsung di Aula Kantor Bupati Kubu Raya, Jumat, 23 Januari 2026.
Adapun pejabat yang dilantik yakni Uray Emma Yaniaries sebagai Direktur Perumda Aneka Usaha Menanjak Bahagia Kabupaten Kubu Raya dan Gunawan Putra sebagai Dewan Pengawas Perumda Air Minum Tirta Raya.
Dalam sambutannya, Bupati Sujiwo menegaskan bahwa jabatan yang diemban merupakan amanah dari Tuhan Yang Maha Kuasa sekaligus bentuk kepercayaan dari negara dan rakyat. Oleh karena itu, ia meminta para pimpinan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) agar menjalankan tugas secara profesional, bertanggung jawab, dan berorientasi pada kepentingan publik.
“Jabatan ini adalah amanah dari Tuhan dan kepercayaan dari rakyat. Karena ini BUMD, uangnya uang negara, maka harus dijaga dengan sebaik-baiknya,” tegas Sujiwo.
Sujiwo menjelaskan, pembentukan Perumda Aneka Usaha Menanjak Bahagia diharapkan mampu mengambil peran strategis sebagai mitra pelaku usaha, khususnya Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Kubu Raya. Ia menekankan pentingnya penentuan core business yang rasional serta pengelolaan perusahaan yang profesional agar BUMD tersebut dapat mandiri secara finansial dan memberikan kontribusi nyata bagi pendapatan daerah.
Menurutnya, keberadaan BUMD menjadi semakin penting di tengah kondisi turbulensi fiskal yang saat ini dihadapi Pemerintah Kabupaten Kubu Raya. Ia menyebutkan, pemotongan Transfer Keuangan Daerah (TKD) mencapai Rp397 miliar, tertinggi di Kalimantan Barat.
“BUMD inilah yang ke depan diharapkan bisa membantu dari sisi fiskal, selain tentu mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah,” ujarnya.
Sementara itu, terkait Perumda Air Minum Tirta Raya, Sujiwo menilai kondisi perusahaan daerah tersebut saat ini cukup sehat dan terus menunjukkan perkembangan yang positif. Ia meminta Dewan Pengawas yang baru dilantik agar menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal, mencakup aspek manajerial, operasional, keuangan, hingga pengelolaan aset, dengan tetap menjunjung tinggi prinsip tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance).
Meski berorientasi pada keuntungan, Sujiwo menegaskan bahwa Perumda Air Minum Tirta Raya tetap harus memperhatikan aspek sosial, mengingat layanan air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat.









