Menu

Mode Gelap
Hari Ke-4 Pencarian ABK Hilang, Tim SAR Gabungan Sisir Sungai Kapuas di Sanggau Pencerahan Ramadan PWA Kalbar di Panti Asuhan Tunas Islam Rasau Jaya Kantor SAR Pontianak Gelar siaga SAR khusus Lebaran terpadu 1447 H / 2026 Jelang Mudik dan Libur Idul Fitri MW KAHMI Kalbar dan MD KAHMI Kota Pontianak Buka Puasa Bersama di Rumah Walikota Pontianak Merajut Kebaikan Ramadan: BEM Universitas OSO Pontianak Tutup Program Sosial dengan Sahur On The Road Masjid At Tanwir Al Kazhim Salurkan Zakat Bulanan dan Gelar Buka Puasa Bersama Ramadhan 1447 H

Pontianak

BMKG Prediksi Pasang Tinggi, Pemkot Pontianak Percepat Mitigasi Banjir Rob

badge-check


					Sumber foto : https://www.pontianak.go.id/ Perbesar

Sumber foto : https://www.pontianak.go.id/

Gagasankalbar.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak terus memperkuat langkah antisipasi menghadapi potensi banjir rob yang diperkirakan terjadi pada Januari mendatang. Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan, berdasarkan prakiraan BMKG, ketinggian pasang air laut pada Januari 2026 dapat mencapai dua meter.

Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan kondisi pada Desember lalu, di mana pasang rob sempat mencapai sekitar 1,8 meter dan menyebabkan genangan di sejumlah wilayah.

Menurutnya, kawasan yang berada di sekitar Sungai Kapuas menjadi perhatian utama karena terdampak langsung saat pasang tinggi. Warga yang bermukim di bantaran sungai diminta untuk meningkatkan kewaspadaan sejak dini, termasuk dengan mengamankan barang-barang berharga dan peralatan rumah tangga yang mudah rusak akibat air.

“Terutama rumah-rumah yang sebelumnya sempat terendam, agar pengalaman kemarin bisa menjadi pelajaran untuk lebih siap menghadapi kemungkinan yang sama,” ujarnya, Sabtu (3/1/2026).

Selain itu, Wali Kota juga menekankan aspek keselamatan keluarga, khususnya anak-anak. Ia mengingatkan agar orang tua lebih ketat mengawasi anak-anak yang belum bisa berenang dan tidak membiarkan mereka bermain di parit, saluran air, atau area yang berpotensi tergenang saat rob terjadi.

“Keselamatan jiwa menjadi prioritas utama, jangan sampai lengah,” tegasnya.

Dari sisi mitigasi, Pemkot Pontianak telah menyiagakan posko-posko kesiapsiagaan di sejumlah titik rawan, seperti kawasan Nipah Kuning serta wilayah Pontianak Utara dan Pontianak Timur. Posko ini disiapkan untuk mempercepat respon apabila terjadi kenaikan air yang signifikan dan membantu koordinasi penanganan di lapangan, terutama di wilayah pinggiran Sungai Kapuas.

Selain kesiapsiagaan personel dan posko, Pemkot juga telah melakukan pembersihan saluran dan drainase di berbagai lokasi kota. Langkah ini dilakukan untuk memastikan aliran air tetap lancar sehingga dapat mengurangi risiko genangan yang lebih parah ketika pasang rob bersamaan dengan curah hujan. Pembersihan dilakukan secara bertahap dan rutin sebagai bagian dari upaya preventif menghadapi musim pasang.

Edi menyebut, penanganan banjir rob tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, tetapi memerlukan peran aktif masyarakat.

“Pemerintah sudah bersiaga, namun masyarakat juga harus waspada, menjaga lingkungan, dan mengikuti imbauan. Dengan kesiapan bersama, kita berharap dampak banjir rob dapat diminimalisir,” pungkasnya. (prokopim) ***

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kantor SAR Pontianak Gelar siaga SAR khusus Lebaran terpadu 1447 H / 2026 Jelang Mudik dan Libur Idul Fitri

16 Maret 2026 - 07:56 WIB

MW KAHMI Kalbar dan MD KAHMI Kota Pontianak Buka Puasa Bersama di Rumah Walikota Pontianak

16 Maret 2026 - 07:52 WIB

Merajut Kebaikan Ramadan: BEM Universitas OSO Pontianak Tutup Program Sosial dengan Sahur On The Road

16 Maret 2026 - 01:31 WIB

MAHASISWA UNIVERSITAS OSO PONTIANAK TUNTASKAN PROGRAM “MERAJUT KEBAIKAN” RAMADAN 1447 H: DARI PANTI ASUHAN HINGGA JALANAN KOTA PONTIANAK

15 Maret 2026 - 04:45 WIB

AKSI DAMAI HARI AL-QUDS INTERNASIONAL 2026 DI PONTIANAK: SERUAN SOLIDARITAS UNTUK KEMERDEKAAN PALESTINA

13 Maret 2026 - 16:12 WIB

Trending di Pontianak