Gagasankalbar.com — Merespons penurunan kualitas udara akibat kabut asap, Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Punggur mengambil langkah proaktif dengan menggelar penyuluhan kesehatan serta membagikan masker kepada masyarakat. Kegiatan tersebut dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan lintas sektor guna meminimalisasi dampak buruk kabut asap terhadap kesehatan.
Kegiatan dilaksanakan pada Kamis (13/8/2026) di Jalan Pelita 1, Desa Punggur Kecil, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya.

Kepala Puskesmas Punggur, Hawarah, mengatakan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari imbauan Dinas Kesehatan terkait kondisi kualitas udara di wilayah Kubu Raya.
“Jadi kegiatan ini kita lakukan karena sudah ada imbauan dari Dinas Kesehatan bahwa adanya udara yang kurang bagus di wilayah Kubu Raya. Maka kami Puskesmas Punggur mengadakan kegiatan-kegiatan, dari mulai hari Senin kami udah pembagian masker itu pada titik-titik tertentu, kemudian di puskesmas. Hari ini kita mengadakan kegiatan bersama lintas sektor,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, Puskesmas Punggur mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Pemerintah Desa Punggur Kecil, Indomaret, dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kubu Raya.
“Alhamdulillah kegiatan ini kami bekerjasama dengan Kepala Desa Punggur Kecil karena di wilayah ini Punggur Kecil, kemudian kami juga didukung oleh Indomaret untuk juga pembagian masker, dan juga ikut terlibat bersama kami IBI (Ikatan Bidang Indonesia) Kubu Raya,” jelasnya.
Terkait dampak kabut asap terhadap kondisi kesehatan masyarakat, Hawarah mengatakan situasi saat ini masih relatif terkendali. Meski terdapat peningkatan kasus ISPA, jumlahnya belum menunjukkan lonjakan signifikan.
“Untuk kasus diare dalam seminggu ini belum ada kasus. Cuma untuk kasus ISPA itu tidak signifikan. Ada peningkatan tapi kita cuman ada lima orang yang menderita ISPA, cuma itu masih di tahap aman,” jelas Hawarah.
Untuk mengantisipasi kemungkinan meningkatnya kasus gangguan pernapasan, Puskesmas Punggur juga telah menyiapkan obat-obatan dan fasilitas pendukung, termasuk oksigen.
“Persiapan obat-obatan, alhamdulillah insyaallah cukup. Kemudian takutnya ada ISPA atau asma, itu sudah kita siapkan tabung-tabung oksigen di puskesmas,” tegasnya.
Hawarah mengimbau masyarakat untuk meningkatkan perlindungan diri selama kondisi kualitas udara masih buruk, terutama dengan menggunakan masker dan mengurangi aktivitas di luar rumah.
“Pesan-pesan untuk masyarakat, saya harapkan yang udah disampaikan oleh Pak Kades, yaitu jangan lupa menggunakan masker,” imbaunya.
Ia juga meminta masyarakat memperbanyak konsumsi air putih untuk menjaga kecukupan cairan tubuh.
“Minum minimal itu delapan gelas satu hari, perbanyak minum,” pesannya.
Selain itu, masyarakat diminta mengurangi aktivitas di luar rumah, terutama anak-anak yang saat ini kegiatan sekolahnya dialihkan akibat kondisi udara.
“Kurangi aktivitas di luar rumah. Apalagi sekarang sekolah sudah diliburkan, jadi diharapkan jangan ada aktivitas di luar, anak-anak bermain di luar,” tegasnya.
Hawarah juga mengingatkan masyarakat agar segera mendapatkan pelayanan kesehatan apabila mengalami gangguan pernapasan.
“Kemudian kalau jika ada menderita sakit atau sesak napas, segera bawa ke puskesmas, karena kita udah siapkan fasilitas untuk persiapan daripada ISPA.”
Sementara itu, Kepala Desa Punggur Kecil Adi Kusumajaya mengapresiasi langkah Puskesmas Punggur yang turun langsung ke masyarakat untuk membagikan masker. Menurutnya, kegiatan tersebut penting untuk melindungi warga di tengah kondisi kualitas udara yang kurang baik.
“Pada hari ini mendampingi Puskesmas Punggur, dalam hal ini pimpinan Puskesmas Punggur melaksanakan kegiatan bagi-bagi masker di wilayah Desa Punggur Kecil. Alhamdulillah kegiatan ini diinisiasi oleh beliau bersama rekan tim dari Puskesmas Punggur,” kata Adi.
Ia menilai pembagian masker di jalan poros desa sangat bermanfaat bagi warga maupun pengguna jalan yang melintas, mengingat kondisi udara akibat kabut asap masih kurang baik.
“Kami sangat merespon baik dan mudah-mudahan ini sangat bermanfaat untuk warga kami dan warga sekitar yang melewati jalan poros Desa Punggur Kecil, karena pada saat ini memang keadaan kabut, udara di daerah kita Kubu Raya khususnya masih kurang baik dan kurang layak untuk dihirup, terutama yang tidak menggunakan masker,” ujarnya.
Adi Kusumajaya pun menyampaikan apresiasi kepada jajaran Puskesmas Punggur yang terus berupaya memberikan perlindungan dan edukasi kesehatan kepada masyarakat.
“Terima kasih Puskesmas Punggur, teruslah berbuat untuk kita semuanya,” pungkasnya.

















Komentar ditutup.