Gagasankalbar.com – Sebanyak 1.800 mahasiswa baru Universitas Tanjungpura (Untan) mengikuti kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) yang digelar di halaman Rektorat Untan. Acara ini dibuka dengan orasi ilmiah oleh Presiden Mahasiswa Untan 2024/2025, Muhammad Najmi Ramadhan, yang mengangkat semangat perjuangan pemuda dalam sejarah bangsa.
Dalam orasinya, Najmi menekankan peran strategis mahasiswa sebagai agen perubahan sosial. Ia mengajak para peserta untuk memahami bahwa perjuangan pemuda telah menjadi bagian penting dalam perjalanan bangsa Indonesia.
“Ratusan tahun lalu, seorang pemuda bercita-cita menyatukan Nusantara. Lalu pada 1945, pemuda mendesak golongan tua untuk segera memproklamasikan kemerdekaan. Di tahun 1998, mahasiswa kembali menjadi garda depan dalam meruntuhkan pemerintahan yang menindas rakyat,” ujar Najmi.
Najmi juga mengingatkan bahwa tugas mahasiswa tidak hanya terbatas pada kegiatan akademik, tetapi juga menyuarakan kebenaran dan berpihak pada kepentingan rakyat.
“Jika suatu hari kalian dilarang menyuarakan kebenaran oleh orang-orang akademik, katakan dengan lembut: mereka salah,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Najmi turut mengangkat identitas lokal Untan yang berakar dari sejarah Kerajaan Tanjungpura.
“Nama Universitas Tanjungpura diambil dari kerajaan yang berdiri di Ketapang sejak abad ke-8. Jika kalian berjalan di ibu kota dengan bangga mengenakan almamater kuning, ingatlah bahwa kita adalah raja di barat Pulau Kalimantan,” katanya.
Menutup orasinya, Najmi mengajak seluruh mahasiswa untuk tetap berpihak kepada masyarakat dan tidak menjadikan status akademik sebagai pembatas dalam pengabdian.
“Jika suatu saat kita kembali ke masyarakat, jangan bawa status mahasiswa sebagai pembeda. Lepaskan almamater ini, dan abdikan diri sepenuhnya untuk rakyat,” pungkasnya.
Kegiatan PKKMB Untan 2025 dijadwalkan berlangsung selama lima hari dengan berbagai agenda pengenalan kampus, nilai-nilai kebangsaan, serta pembinaan karakter mahasiswa baru.










