Gagasankalbar.com – Agus Haryandi berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih predikat Wisudawan Terbaik I Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Haudl Ketapang. Ia menyelesaikan studinya dengan predikat cumlaude dan memperoleh Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,79.
Prestasi tersebut menjadi salah satu momen istimewa dalam kegiatan Wisuda STAI Al-Haudl Ketapang ke-XX yang diselenggarakan di Aula Hotel Borneo Ketapang pada 17 Oktober 2026. Selain berprestasi di bidang akademik, Agus juga dikenal melalui kiprahnya dalam organisasi kemahasiswaan sebagai Presiden Mahasiswa (Presma) STAI Al-Haudl Ketapang Periode 2025-2026.

Pencapaian ini merupakan hasil dari perjalanan panjang, kerja keras, ketekunan, serta doa dan dukungan berbagai pihak selama menempuh pendidikan tinggi. Bagi Agus, keberhasilan tersebut bukan sekadar tentang gelar dan nilai akademik, melainkan juga bukti bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih cita-cita.
Lahir dari keluarga sederhana, Agus menyadari bahwa perjalanan meraih pendidikan tinggi tidak selalu mudah. Namun, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangatnya untuk terus belajar, berjuang, dan mengembangkan diri demi meraih masa depan yang lebih baik.
“Saya lahir dari keluarga biasa dan tidak dianugerahi banyak harta. Namun, saya percaya bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk meraih prestasi setinggi-tingginya selama mau berjuang, belajar, dan tidak menyerah pada keadaan. Bagi saya, perjalanan kuliah bukan hanya tentang mendapatkan gelar, tetapi juga tentang menempa diri, belajar menghadapi tantangan, dan membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah akhir dari sebuah perjuangan,” ungkap Agus.
Menurutnya, perjalanan sebagai mahasiswa juga memberikan pelajaran berharga tentang arti tanggung jawab, kedisiplinan, dan pengabdian. Pengalaman berorganisasi sebagai Presiden Mahasiswa menjadi bagian penting dalam proses pembentukan dirinya, terutama dalam belajar memimpin, bekerja sama, menyampaikan aspirasi, serta memahami kebutuhan mahasiswa.
Agus meyakini bahwa prestasi akademik dan pengalaman organisasi harus berjalan beriringan. Ilmu pengetahuan tidak cukup hanya menjadi bekal untuk meraih keberhasilan pribadi, tetapi juga harus diwujudkan melalui tindakan nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Setiap langkah saya yakinkan dengan iman, saya usahakan dengan ilmu, dan saya sampaikan dengan amal. Saya percaya bahwa ilmu tidak cukup hanya untuk dimiliki, tetapi harus memberikan manfaat bagi orang lain. Selama kita memiliki keyakinan, terus berusaha, dan tidak berhenti belajar, insyaallah akan selalu ada jalan menuju keberhasilan. Yakin Usaha Sampai!” tegasnya.
Raih Kesempatan Beasiswa S2 di Bogor
Selain meraih predikat Wisudawan Terbaik I dan lulus dengan predikat cumlaude, Agus Haryandi juga memperoleh kesempatan beasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang magister (S2) di Bogor.
Informasi mengenai kesempatan beasiswa tersebut disampaikan oleh Assoc. Prof. Dr. H. Syaiful Rohim, M.Si. , selaku Wakil Rektor I dan Direktur Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Bogor Raya, sekaligus Majelis Dikti Litbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah, bersama Ketua STAI Al-Haudl Ketapang.
Beasiswa tersebut diperuntukkan bagi enam mahasiswa lulusan terbaik, yang terdiri atas peringkat satu hingga tiga dari Jurusan Tarbiyah dan peringkat satu hingga tiga dari Jurusan Dakwah. Kesempatan ini menjadi dukungan bagi para lulusan berprestasi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Bagi Agus, kesempatan tersebut merupakan amanah sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kapasitas diri, memperluas wawasan, dan memperdalam ilmu pengetahuan. Ia berharap pendidikan pada jenjang magister dapat menjadi bekal untuk mengembangkan keilmuan serta memberikan kontribusi yang lebih luas bagi masyarakat.
Ucapan Terima Kasih kepada Kampus, Rekan Seperjuangan, dan Keluarga
Dalam kesempatan tersebut, Agus juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam perjalanan pendidikannya, khususnya pihak kampus STAI Al-Haudl Ketapang, rekan-rekan seperjuangan, serta keluarga tercinta.
“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak kampus STAI Al-Haudl Ketapang yang telah menjadi tempat saya belajar dan bertumbuh. Terima kasih kepada rekan-rekan seperjuangan yang telah membersamai perjalanan ini, serta keluarga yang paling saya sayangi, yang senantiasa memberikan doa, dukungan, dan kekuatan dalam setiap keadaan. Pencapaian ini bukan semata-mata keberhasilan saya sendiri, tetapi juga bagian dari perjuangan dan doa orang-orang yang selalu ada di belakang saya,” tuturnya.
Agus berharap pencapaian yang diraihnya dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya, terutama mereka yang berasal dari keluarga sederhana, agar tidak pernah merasa rendah diri dalam mengejar cita-cita.
Menurutnya, latar belakang keluarga dan keterbatasan ekonomi tidak seharusnya menjadi alasan untuk berhenti berjuang. Dengan keyakinan, usaha, ilmu pengetahuan, serta dukungan orang-orang terdekat, setiap orang memiliki kesempatan untuk terus berkembang dan meraih prestasi.
Wisuda STAI Al-Haudl Ketapang ke-XX menjadi penanda berakhirnya satu fase perjalanan akademik sekaligus awal dari perjalanan baru bagi Agus Haryandi. Predikat Wisudawan Terbaik I, kelulusan dengan predikat cumlaude, pengalaman kepemimpinan sebagai Presiden Mahasiswa, serta kesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang magister menjadi bekal untuk melangkah lebih jauh dalam dunia pendidikan dan pengabdian.
Bagi Agus, keberhasilan bukanlah garis akhir, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Ia bertekad untuk terus belajar, mengembangkan diri, dan mengamalkan ilmu yang diperoleh agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.











Komentar ditutup.