Breaking News

Kubu Raya

HMI Cabang Kubu Raya Kritik Minimnya Kehadiran DPRD, Apresiasi Kinerja Bupati–Wabup yang Dinilai Sigap di Lapangan

badge-check

HMI Cabang Kubu Raya Kritik Minimnya Kehadiran DPRD, Apresiasi Kinerja Bupati–Wabup yang Dinilai Sigap di LapanganPerbesar

Gagasankalbar.com — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kubu Raya melontarkan kritik tajam terhadap kinerja DPRD Kabupaten Kubu Raya yang dinilai minim turun ke masyarakat dan lemah dalam penyerapan aspirasi publik. Kritik tersebut disampaikan pada Kamis, 12 Desember 2025, sebagai respons terhadap lemahnya pengawasan pembangunan dan rendahnya intensitas wakil rakyat hadir di lapangan.

Firman, Pengurus HMI Bidang Partisipasi Pembangunan Daerah (PPD), menyatakan bahwa DPRD seharusnya aktif menyerap keluhan dan kebutuhan masyarakat, bukan hanya muncul saat momentum politik tertentu.

“DPRD Kubu Raya belum menunjukkan upaya maksimal dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat. Banyak keluhan publik tidak tersampaikan karena mereka jarang turun langsung ke lapangan,” tegas Firman.

Ia juga memberikan penilaian rendah terhadap kinerja legislatif sepanjang tahun 2025. “HMI memberikan nilai 20 dari 100 berdasarkan indikator partisipasi publik, respons terhadap aspirasi warga, transparansi anggaran, dan efektivitas pengawasan eksekutif,” ungkapnya.

Kontras dengan Pemda: Bupati–Wakil Bupati Dinilai Sigap dan Konsisten
Sementara itu, HMI justru memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Daerah Kubu Raya, khususnya Bupati dan Wakil Bupati, yang dianggap aktif dan konsisten memonitor pembangunan. HMI menilai keduanya menunjukkan komitmen kuat dengan hampir setiap hari turun langsung ke lapangan.

“Realitas di lapangan menunjukkan bahwa yang benar-benar mengawal pembangunan hanyalah Bupati dan Wakil Bupati. Mereka aktif, hampir setiap hari berada di lapangan memastikan pembangunan berjalan,” ujar Firman.

HMI mencatat sejumlah capaian Pemda Kubu Raya yang dianggap nyata dirasakan masyarakat:

Peningkatan kualitas dan pemerataan infrastruktur hingga pelosok kecamatan.

Penataan ruang publik yang lebih ramah dan estetis.

Pembangunan Gaforaya sebagai ikon baru dengan pedestrian rapi dan menjadi wajah baru Kubu Raya yang lebih asri.

Penertiban kawasan dan perbaikan tata kota yang berdampak langsung pada kenyamanan masyarakat.

Menurut Firman, keseriusan Bupati dan Wakil Bupati merupakan contoh keberpihakan pemimpin kepada rakyat. Namun sayangnya, pola ini tidak diikuti DPRD.

“Jangan sampai DPRD hanya menjadi ‘bodyguard petantang-petenteng’ yang ikut rombongan Bupati tanpa kontribusi nyata alias hanya numpang eksis saat Bupati turun lapangan,” kritiknya.

Usulan Penghapusan Pokir dan Tuntutan Reformasi DPRD
Dalam pernyataannya, HMI juga mengusulkan kepada Bupati agar mempertimbangkan penghapusan dana Pokok Pikiran (Pokir) DPRD. Menurut mereka, dana tersebut tidak sebanding dengan lemahnya kinerja legislatif selama ini.

Selain itu, HMI menuntut DPRD melakukan reformasi menyeluruh dengan beberapa langkah penting:

Meningkatkan intensitas turun ke masyarakat.

Membuka ruang dialog publik dan menyampaikan laporan kinerja secara berkala.

Memperkuat transparansi dan akuntabilitas anggaran.

Memaksimalkan fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran.

“DPRD harus berbenah. Jika tidak, kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif akan terus merosot,” tutup Firman.

Tinggalkan Balasan

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

30 Kader Posyandu ILP Kalimas Ikuti Ujian Kenaikan Strata

26 Sep 2026 - 01:59 WIB

30 Kader Posyandu ILP Kalimas Ikuti Ujian Kenaikan Strata

56 Hari Berjibaku dengan Karhutla, KPH Kubu Raya Kini Padamkan Api di Hutan Tebedak

25 Sep 2026 - 01:01 WIB

56 Hari Berjibaku dengan Karhutla, KPH Kubu Raya Kini Padamkan Api di Hutan Tebedak

Ketua Forum Peduli Ibu Pertiwi Soroti Gerak 24 Jam Polres Kubu Raya Tangani Karhutla

25 Sep 2026 - 00:56 WIB

Ketua Forum Peduli Ibu Pertiwi Soroti Gerak 24 Jam Polres Kubu Raya Tangani Karhutla

Kabut Asap Paksa Sekolah Belajar dari Rumah, Hanya 60-70 Persen Siswa Aktif

23 Sep 2026 - 09:09 WIB

Kabut Asap Paksa Sekolah Belajar dari Rumah, Hanya 60-70 Persen Siswa Aktif

Karhutla Kubu Raya Masih Membara, Tim Gabungan Kesulitan Tembus Hutan

22 Sep 2026 - 22:27 WIB

Karhutla Kubu Raya Masih Membara, Tim Gabungan Kesulitan Tembus Hutan
Trending di Kubu Raya