Breaking News

Nasional

Ari Lasso Soroti Dugaan Kecerobohan WAMI dalam Pengelolaan Royalti Musik

badge-check

Sumber foto : Instagram Ari LassoPerbesar

Sumber foto : Instagram Ari Lasso

Gagasankalbar.com – Musisi senior Ari Lasso menyampaikan kekecewaannya terhadap sistem pengelolaan royalti musik di Indonesia, khususnya oleh Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) Wahana Musik Indonesia (WAMI). Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Ari mengungkap bahwa ia hanya menerima royalti sebesar Rp765.594, jauh di bawah ekspektasi dari total penggunaan lagu-lagunya yang seharusnya bernilai puluhan juta rupiah.

Yang lebih mengejutkan, menurut Ari, dana tersebut justru ditransfer ke rekening atas nama individu lain, yakni Mutholah Rizal. “Kekonyolan yang paling hebat adalah Anda transfer ke rekening ‘Mutholah Rizal’. Terus hitungan di laporan Ari Lasso itu punya saya atau Pak Mutholah Rizal?” tulis Ari dalam unggahannya.

Ari menyebut bahwa kesalahan tersebut bukan hanya merugikan dirinya secara pribadi, tetapi juga berpotensi merugikan negara, termasuk Direktorat Jenderal Pajak, serta para musisi anggota WAMI. Ia bahkan menyerukan agar lembaga negara seperti BPK, KPK, dan Bareskrim melakukan pemeriksaan terhadap WAMI. “Banyak ‘permainan’ atau kecerobohan yang cukup layak untuk diperiksa lembaga negara. Bukan untuk menghukum, tetapi untuk menjadikan WAMI sebagai lembaga yang kredibel,” tegasnya.

Sebagai bentuk protes atas sistem distribusi royalti yang dinilainya semrawut, Ari Lasso menyatakan bahwa ia membebaskan para musisi, penyanyi kafe, wedding singer, hingga band pengisi acara untuk membawakan lagu-lagunya tanpa perlu membayar royalti. “Percuma Anda membayar tapi pengelolaannya kayak gini,” ujarnya.

Ari juga membandingkan WAMI dengan Aquarius Musikindo, yang menurutnya lebih transparan dan kredibel dalam pengelolaan hak cipta. Ia mengajak seluruh musisi Indonesia untuk bersatu mendorong perubahan nyata dalam sistem distribusi royalti. “Wahai teman-teman musisi, yuk bersatu. Siapa sebenarnya ‘hantu blau ngangkang’ yang harus kita robohkan,” tutupnya.

 

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

UM Metro Kirim Empat Mahasiswa ke Akademi Sejarawan Muhammadiyah Batch 1 di Yogyakarta

16 Jul 2026 - 00:05 WIB

UM Metro Kirim Empat Mahasiswa ke Akademi Sejarawan Muhammadiyah Batch 1 di Yogyakarta

Inovasi Wondr by BNI: Fitur Canggih Ini Otomatis Blokir Transaksi Saat Ada Telepon Masuk

4 Jul 2026 - 06:21 WIB

Inovasi Wondr by BNI: Fitur Canggih Ini Otomatis Blokir Transaksi Saat Ada Telepon Masuk

Perangi Pinjol Ilegal, AFPI dan PWI Siapkan Kerja Sama Literasi Keuangan

19 Jun 2026 - 02:15 WIB

Perangi Pinjol Ilegal, AFPI dan PWI Siapkan Kerja Sama Literasi Keuangan

Diskusi di UGM Ricuh, Mahasiswa Geruduk Acara dan Hadang Kendaraan Pejabat

16 Jun 2026 - 12:04 WIB

Diskusi di UGM Ricuh, Mahasiswa Geruduk Acara dan Hadang Kendaraan Pejabat

Dekan Fakultas Hukum UM Pontianak Raih Predikat Wisudawan Terbaik PDIH UNISSULA

15 Jun 2026 - 13:40 WIB

Dekan Fakultas Hukum UM Pontianak Raih Predikat Wisudawan Terbaik PDIH UNISSULA
Trending di Nasional